Pada tanggal 13 Setember 2025, PT Inco Cycle Indonesia hadir dalam acara ISC (International Stakeholder Conference) 2025 yang diselenggarakan oleh EPD International. Konferensi ini menyoroti peran penting digitalisasi, kecerdasan buatan (AI), serta harmonisasi metodologi dalam mendorong transformasi LCA (Life Cycle Assessment) dan EPD (Environmental Product Declarations). Para pakar memaparkan bagaimana AI dapat meningkatkan efisiensi pengumpulan data, otomatisasi proses verifikasi, hingga publikasi laporan yang lebih kredibel dan skalabel. Perubahan regulasi global, khususnya di Uni Eropa, juga menjadi sorotan utama, dengan pembahasan mengenai ESPR, CPR, PEFCRs, hingga mekanisme CBAM. Inisiatif seperti OpenEPD menunjukkan bagaimana standardisasi digital yang terverifikasi dapat menjawab kebutuhan akan konsistensi dan keterbandingan dalam pengembangan EPD di berbagai industri.

Selain itu, diskusi panel menekankan strategi adaptasi bisnis terhadap regulasi baru yang semakin ketat, sekaligus memanfaatkan kepatuhan sebagai peluang untuk inovasi dalam lingkungan. Studi kasus dari Barilla menjadi bukti nyata keberhasilan implementasi LCA dan EPD secara sistematis di industri makanan, dengan lebih dari 80 EPD yang diverifikasi. Sementara itu, peserta juga mendalami isu-isu terkini seperti transisi dari sukarela ke wajib, penerapan AI dan digitalisasi, serta harmonisasi metodologi LCA. Dengan format diskusi yang kolaboratif, konferensi ini mendorong pertukaran pengetahuan lintas sektor untuk memperkuat praktik keberlanjutan di tingkat global.

Comments are closed