Pada tanggal 20 September 2025, PT Inco Cycle Indonesia telah mengadakan Webinar GHG series dengan topik “Strategy for Corporate Greenhouse Gas (GHG) Inventory”. Perubahan iklim global telah menjadi tantangan utama yang mendorong perlunya inventarisasi gas rumah kaca (GRK) di tingkat perusahaan. Inventarisasi GHG berfungsi sebagai langkah awal untuk memahami, mengukur, dan melaporkan jejak karbon yang timbul dari aktivitas operasional maupun rantai pasok. Dalam webinar ini menekankan pentingnya pemahaman konsep dasar seperti Scope 1, 2, dan 3, kerangka regulasi internasional (Paris Agreement, IPCC), serta kebijakan nasional menuju Net Zero Emissions (NZE) 2060. Perusahaan diharapkan tidak hanya fokus pada kepatuhan regulasi, tetapi juga berperan aktif dalam upaya mitigasi iklim dengan mengintegrasikan strategi pengurangan emisi ke dalam kebijakan keberlanjutan.

Proses GHG Accounting disusun secara sistematis melalui tahapan identifikasi sumber emisi, pengumpulan data, perhitungan berbasis faktor emisi, verifikasi, hingga pelaporan. Sumber emisi mencakup pembakaran stasioner, transportasi, proses industri, hingga emisi fugitive. Pendekatan yang digunakan bisa berbasis kontrol operasional atau kepemilikan ekuitas, tergantung pada cakupan yang relevan bagi perusahaan. Pelaporan inventarisasi harus sesuai standar global seperti GHG Protocol, ISO 14064, atau ISSB/IFRS, sehingga data yang dihasilkan kredibel dan dapat diaudit oleh pihak independen. Selain itu, dalam acara webinar ini menyoroti hubungan inventarisasi GRK dengan mekanisme pasar karbon, baik skema wajib (Pasal 6 Paris Agreement) maupun pasar sukarela. Dengan demikian, inventarisasi GRK bukan hanya alat pelaporan, tetapi juga fondasi bagi transformasi bisnis menuju ketahanan iklim dan daya saing global.

Materi Webinar

Comments are closed